Menghafal Al Quran, Ini Langkah-langkahnya!

Menjadi Hafal Al-Quran – sahabat pedia yang muslim, menghafal Al Quran tentu saja merupakan suatu hal yang begitu didambakan. Al-Qur’an menjadi Rahmat Allah yang begitu besar dan menjadi pedoman setiap muslim dalam segala aspek kehidupannya, maka tak khayal menghafal Al Quran yang 30 Juz adalah sebuah kebahagiaan yang begitu besar jika kita berhasil melakukannya. Setelah sebelumnya Pak Tua menyuguhkan tentang bagaimana agar hafal Alquran surah Ar-rahman, maka kali ini Pak Tua akan menyajikan kembali beberapa langkah untuk menghafal Al Quran secara umum, yang Pak Tua begitu harapkan dapat membantu sahabat dalam upaya menghafal Al Quran dan akhirnya dapat bernilai Ibadah di hadapan Allah bagi Pak Tua dan Sahabat Pedia.

Menghafal Al Quran
Menghafal Al-Qur’an

Silahkan di simak 17 Langkah untuk dapat menghafal Al Quran berikut ini:

1. Membangun Keikhlasan

Langkah pertama dari menghafal Al-Qur’an adalah keikhlasan. Menentukan apa tujuan kita menghafal Al-Qur’an, hal terbaik tentulah dengan niat semata-mata meraih Ridho Allah. Dengan menghafal Al-Qur’an maka akan menjadi jalan bagi berlimpahnya Rahmat Allah yang akan kita terima baik di dunia maupun di akhirat kelak. Benar-benar hindari untuk menjadikan hafalan sahabat pedia untuk dipamerkan. Keikhlasan bukanlah hanya tentang niat awal saja, namun sesuatu yang harus terus diperbaharui, dan dijaga. Kehilangan keikhlasan bisa menjadikan hafalan kita yang telah baik perlahan pudar dan hilang sama sekali.

2. Jadikan Menghafal Al Quran Sebagai Kebiasaan

Bukankah Allah lebih menyukai Ibadah yang tidak banyak namun rutin daripada yang banyak tapi terputus-putus? Tubuh kitapun fitrahnya lebih menyukai konsistensi (kerutinan), terlebih otak yang menjadi juru kendali untuk seluruh tubuh kita. Maka, amat penting untuk mengatur konsistensi hafalan, jadikan kegiatan menghafal Al-Qur’an sebagai kebiasaan yang tidak boleh ditinggalkan barang seharipun. Jika sahabat pedia rutin menghafal 3-5 baris setiap hari, maka dalam waktu 5-6 tahun insyaAllah akan hafidz 30 Juz.

3. Pilihlah Waktu dan Durasi yang Baik dan Sesuai

Mulailah dengan menemukan waktu yang baik untuk menghafal. Setiap orang memiliki waktu-waktu yang mereka merasa bisa lebih maksimal untuk menghafal, namun akan jauh lebih baik jika kita menjadikan waktu-waktu yang utama di sisi Allah sebagai waktu untuk menghafal Al-Qur’an. Misalkan saja, waktu Subuh hingga paginya, sahabat pedia bisa memanfaatkan waktu setelah sholat shubuh untuk menghafal Al-Qur’an sekaligus untuk menghindari tidur setelah Subuh.

Dari sahabat Shokhr Al Ghomidiy, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا

Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Lalu, setelah menemukan waktu paling nyaman untuk menghafal. Pastikan untuk menentukan durasi untuk setiap sesi menghafal yang sahabat pedia lakukan. Mulailah dari yang ringan untuk menghindari inkonsistensi proses menghafal. Misalnya, mulailah dari 15-20 menit selama beberapa hari hingga satu dua minggu pertama. Jika dirasa masih ada banyak waktu luang dan kemampuan, bisa ditambah 10 menit lagi, begitu terus sampai didapatkan waktu yang paling maksimal tapi tidak sampai membuat berlebihan hingga kita tidak sanggup membiasakannya.

4. Suasana

Memiliki tempat khusus untuk menghafal akan sangat baik. Menciptakan suasana yang tenang dan terbebas dari gangguan selama menghafal akan membantu. Mematikan ponsel, membersihkan dan merapikan ruangan tempat menghafal,  hingga berusaha meminimalisir hal-hal yang mungkin mengganggu selama sesi menghafal adalah penting dilakukan untuk membangun suasana. Selain itu, menghafal Al-Qur’an membutuhkan kebugaran, maka upayakan untuk selalu menghafal dalam kondisi tubuh yang maksimal, bukan pada waktu-waktu yang tersisa setelah seharian lelah dengan berbagai aktivitas.

5. Bangun “Kedekatan Khusus” Dengan Sesi Menghafal

Mulai dengan memiliki sebuah mushaf khusus (Mushaf Madinah sangat disarankan), waktu khusus, hingga tempat khusus. Memberikan kekhususan pada kegiatan menghafal dengan cara di atas akan membangun sebuah kedekatan khusus antara sahabat pedia dengan sesi menghafalnya. Sehingga, lambat laun akan terasa tidak nyaman untuk seharipun meninggalkan sesi menghafal kalian. Terkait dengan menggunakan satu mushaf yang sama, hal ini akan mempermudah kita untuk mengingat posisi ayat yang sedang dihafalkan.

6. Percayalah Bahwa Tak Ada Cara Instan untuk Menghafal Al-Qur’an

Jika sahabat masih mencari trik cepat, cara mudah, atau instan dari menghafal Al-Qur’an maka hentikan itu. Tak ada trik, tips atau berbagai panduan yang ada hanya akan mempermudah, tidak menjadikan itu sebagai sebuah capaian tanpa proses. Untuk menghafal, maka caranya adalah ulangi, ulangi, dan ulangi.

7. Hafalkan Bersama Artinya

Ketika menghafal, mulailah dengan membaca dan berusaha memaknai artinya. Upayakan untuk mengingat arti kata perkata, atau minimal kata-kata kunci dari setiap ayat.

8. Penuhi Hari Dengan Bacaan Al-Qur’an

Mendengarkan Al-Qur’an sesering mungkin, khususnya pada bagian yang sedang sahabat pedia hafalkan akan membantu sahabat pedia untuk menjadi familiar dengan ayat-ayat tersebut. MP3 Murrotal Al-Qur’an begitu banyak bertebaran di Internet dan dapat kalian unduh secara gratis untuk kepentingan ini.

9. Miliki Teman Menghafal

Memiliki keluarga atau teman baik yang juga sedang menghafal Al-Qur’an akan sangat membantu sahabat pedia, mulai dari saling mengingatkan, hingga saling memperdengarkan hafalan. Sahabat mungkin bisa bergabung dengan organisasi-organisasi islam untuk menemukan teman seperti ini jika masih sulit menemukannya di lingkungan terdekat kalian.

10. Ulangi Hafalan Saat Sholat

Sebisa mungkin, selalu untuk membaca surah-surah yang sedang saabat pedia hafal ketika sholat, terlebih pada sholat sunnah. Ketika ada bagian yang terlupa, maka Sahabat Pedia bisa segera membuka Al-Qur’an usai sholat untuk memperbaikinya dan tidak mengulangi lagi kesalahan yang sama.

11. Tentukan Dosisnya Hafalannya

Adalah lumrah jika ada seseorang yang mampu menghafal 1 halaman Al-Qur’an setiap hari, atau bahkan lebih. Namun, adalah hal yang lumrah juga jika kita hanya menghafal satu ayat atau kurang dalam sehari. Bahkan imam besar ilmu qiroat, Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun.

Pilihlah dosis yang sesuai dengan kemampuan kita, bisa satu lembar sehari, setengah lembar, satu ayat, atau bahkan seperempat ayat. Jangan remehkan berapapun kita bisa menghafal dalam sehari, jika sedikit bersyukurlah, insyaAllah esok akan ditambahkan. Yang terpenting adalah konsistensi, gunakan waktu yang sudah sahabat pedia rencanakan untuk sepenuhnya menghafal jumlah dosis ayat yang sesuai dengan kemampuan sahabat pedia.

Perhatikan hal-hal berikut ini dalam menentukan jumlah hafalan setiap hari:

  1. Usahakan untuk menghafal bagian baru setiap hari, jangan memilih jumlah hafalan yang mungkin tidak bisa diselesaikan dalam sehari.
  2. Mulailah hafalan hari ini dengan menyertakan hafalan hari sebelumnya, hal ini untuk membangun penghubung antar bagian yang dihafalkan.
  3. Ulangi hafalan satu minggu terakhir beberapa kali setiap hari.

12. Jangan Berpindah

Jika sahabat menemui kesulitan untuk menyelesaikan hafalan sebuah surah setelah sahabat menghafal sebagiannya, maka jangan berpindah. Konsistenlah! Hadapi kesulitan ini adalah lebih baik daripada berpindah ke surah lain. Berhasil mengatasi kesulitan-kesulitan ini nantinya akan menjadi pengalaman dan motivasi tersendiri dalam melanjutkan proses hafalan.

13. Bagilah Ke Dalam Tiga Potongan

Mulailah dari belakang, yakni surah-surah yang pendek dan umumnya sudah familiar kita dengar. Karena menghafal bagian akhir ini lebih mudah, maka setelah memiliki hafalan awal, ini akan menjadi dorongan yang besar untuk terus menambah hafalan. Bagilah hafalan Al-Qur’an sahabat dengan cara ini:

  1. Juz 29 dan 30.
  2. Surah Al-Kahfi sampai Juz 28.
  3. Surah Al-Baqarah sampai Surah Al-Kahfi

14. Coba berbagai Metode Menghafal

Kecenderungan psikologis manusia ada yang lebih banyak menggunakan Indra pendengaran, ada juga yang lebih banyak menggunakan indra penglihatannya, dan ada juga yang akan sangat baik dalam mengingat ketika telah menuliskannya. Pada segi kecepatan membaca, ada yang akan mudah dengan kecepatan membaca lamban, sedang atau cepat. Maka, terus coba berbagai metode menghafal Al-Qur’an dan temukan yang paling sesuai dengan diri sahabat pedia, lalu berusaha untuk mengembangkannya adalah sangat penting dilakukan selama proses menghafal.

15. Perbaiki Bacaan

Memperbaiki bacaan Al-Qur’an akan menjadi faktor penting untuk terus mampu menghafal. Dengan memiliki bacaan yang baik, maka sahabat pedia akan merasa lebih terhubung dengan Al-Qur’an dan merasakan kenyamanan untuk menghafalnya. Untuk mendapatkan bacaan yang baik, dapat dilakukan dengan mendengarkan bacaan para Qori dengan bacaan yang baik, seperti Syeikh Mishary Rashid Alafasy ataupun mempelajari ilmu tajwid secara khusus.

16. Nikmati Hafalan

Jangan tergesa dan jangan menunda. Banyak yang kehilangan hafalannya setelah berhasil menghafal 1 juz, hal ini seringnya dikarenakan tergesa-gesa dalam menghafal. Hafalan harusnya dilakukan dengan dipenuhi rasa syukur, perlahan dan dinikmati. Namun, amat penting juga untuk tidak menunda hafalan, karena hafalan adalah kenikmatan, dan kita tentu tidak ingin menunda kenikmatan bukan? Maka mulailah hari ini.

17. Memperbanyak Do’a

Dalam urusan apapun maka do’a adalah sebaik-baik pertolongan. Terlebih dalam hal menghafal Al-Qur’an, memohon pertolongan dari Allah akan mempermudah proses menghafal yang kita lakukan.

Demikian sahabat Pedia, apa yang bisa Pak Tua suguhkan pada kesempatan kali ini. Semoga kita semua mendapat kemudahan dan Ridho Allah untuk segera menjadi salah seorang penghafal Al-Qur’an dan berakhlak dengan akhlak Al-Qur’an. Aamiin Allahumma Aamiin.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *