Jenis Bahan Pintu Rumah dan Kantor

Jenis Bahan Pintu – Sahabat pedia, jika sebelumnya Pak Tua sudah membahas jenis pintu dari segi model/bentuknya. Kali ini sahabat akan Pak Tua ajak untuk mengetahui berbagai bahan dasar pintu rumah. Langsung saja.

Jenis Bahan Pintu: Logam

Pintu Bahan Baja

Pintu jenis ini umumnya memiliki berat bahan yang besar, dan bentuknya padat. Untuk pemasangannya sendiri harus menggunakan engsel khusus. Penggunaan pintu dengan bahan baja umumnya dilakukan dengan pertimbangan keamanan dan agar pintu bisa tahan lama. Biasanya jenis pintu ini digunakan pada ruang penyimpanan (brankas) hingga tempat penyimpanan bahan kimia atau bahan-bahan yang mudah terbakar.

Pintu Bahan Besi

Tidak jauh berbeda dengan jenis pintu baja, pintu besi juga relatif berat. Bentuknya padat, atau ada juga yang berongga. Untuk pemasangannya akan menggunakan engsel khusus. Pintu ini umumnya aman, tahan lama, dan fleksibel. Bahan ini dipilih kadang untuk meningkatkan sirkulasi udara, yakni dengan bentuk pintu besi yang berongga. Jenis pintu besi umumnya digunakan pada Tempat Usaha, ataupun sebagai pintu gerbang.

Pintu Bahan Almunium

Bahan aluminium umumnya ringan, memiliki bentuk fleksibel. Biasanya digunakan untuk ruangan dengan mobilitas yang tinggi. Pintu ini tahan karat, dan umumnya mudah dibuka-tutup. Biasanya pintu jenis ini akan digunakan sebagai pintu WC atau ruang bengkel. Namun, beberapa jenis pintu berbahan aluminium sudah didesain khusus untuk penggunaannya sebagai pintu ruangan pada bangunan-bangunan bergaya kontemporer.

Pintu berbahan dasar Kayu

sumber gambar: www.karyakukusen[dot]com

Pintu Panel

Pintu ini umumnya memiliki berat sedang, dan pemasangannya menggunakan engsel besi. Jenis bahan pintu ini adalah yang paling umum sahabat pedia temui. Penggunaannya biasanya sebagai pintu utama ataupun pintu ruangan. Pintu kayu biasanya lebih mampu menekankan karakteristik desain arsitektur rumah anda.

Pintu Ukiran

Bahan yang digunakan untuk pintu ukiran biasanya kayu dengan kualitas yang tinggi dan umumnya termasuk jenis kayu yang berat. Bentuknya biasanya amat variatif karena memang penggunaannya mengedepankan aspek keindahan. Selain itu, jenis pintu ini umumnya memiliki keamanan yang cukup baik karena biasa digunakan sebagai pintu utama.

Pintu berbahan dasar media Transparan

Pintu Bahan Kaca

Jenis Bahan Pintu

Pintu kaca biasanya memiliki berat sedang, dengan bentuk padat dan umumnya dengan kesan elegan-simpel. Pemasangan pintu jenis ini biasanya menggunakan engsel aluminium. Menggunakan pintu ini akan meningkatkan intensitas cahaya yang masuk pada ruangan dan akan memberikan pemandangan luar ruangan. Pintu kantor adalah yang paling banyak menggunakan jenis pintu ini, namun penggunaannya sebagai pintu rumah juga dapat memberikan karakteristik tersendiri pada desain arsitektur rumah.

Pintu Bahan Dasar Plastik

Pintu ini biasanya ringan dan baik untuk mendukung mobilitas dalam ruangan. Pintu jenis ini biasanya cukup ekonomis, dan mudah dalam hal perawatan. Paling banyak digunakan sebagai pintu WC.

Pintu Bahan Serbuk Kayu

Jenis pintu dengan bahan serbuk kayu biasanya relatif ringan, dan memiliki bentuk dan kegunaan yang beragam. Jenis pintu ini biasa digunakan sebagai pintu kamar.

Jenis Bahan Pintu Campuran Beton

Pintu dengan bahan campuran beton umumnya sangat berat sehingga pemasangannya akan membutuhkan engsel dan teknik khusus. Penggunaan bahan ini umumnya dilakukan dengan pertimbangan utama untuk mendapatkan keamanan ruangan yang maksimal. Biasanya digunakan pada pintu brankas.

 

Itu dia sahabat Pedia, beberapa jenis bahan pintu yang bisa Pak Tua bagikan kepada kalian. Semoga bermanfaat untuk sahabat pedia yang sedang mencari bahan pintu yang paling sesuai dengan kebutuhan tempat tinggal kalian. Salam Hangat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *